1 / 4
2 / 4
3 / 4
4 / 4



ichaferisa - Humas Tirtawening 19 August 2022 31 views

Dalam rangka peningkatan pelayanan terhadap masyarakat dalam persoalan kebutuhan air bersih. Jumat 19 Agustus 2022, DPRD Kabupaten Sleman melakukan studi komparasi dan kunjungan kerja Manajemen Pengelolaan PDAM dan Peran Pemerintah Kota Bandung dalam pengembangan BUMD ke Perumda Tirtawening Kota Bandung, yang diterima oleh Bapak Direktur Teknik Joni Mulyadi serta Senior Manager Keuangan, Senior Manager Litbang, Senior Manager SPI serta Manager Hukum Perumda Tirtawening.
Pertama-tama Bapak Direktur Teknik Joni Mulyadi menerangkan secara umum mengenai pengelolaan air bersih di Perumda Tirtawening, dimana saat ini masih terdapat gap antara supply dan demand dimana Perumda berdasarkan audit BPKP cakupan pelayanan teknisnya masih di sekitar 43%. Hal ini disebabkan terbatasnya ketersediaan air baku yang merupakan issue strategis Perumda karena dalam hal ini PDAM hanya sebatas operator kewenangan sumber air baku ada di pihak pemerintah provinsi.
Dalam upaya memenuhi kebutuhan sumber air baku, Perumda Tirtawening menggandeng investor dengan pola kerjasama, diantaranya yaitu dengan PJT II untuk penambahan kapasitas air produksi sebanyak 3.500 l/det , penambahan kapasitas 150 L/det di IPA Pakar. Sedangkan upaya untuk menurunkan NRW yang masih tinggi yaitu 42,4 % Perumda melakukan kerja sama dengan PT. Adaro. yang sekarang sedang berjalan. Pengendalian NRW dilakukan dengan pola kerja sama karena memerlukan investasi yang sangat besar.
Untuk penyertaan modal Perumda dinyatakan dalam Peraturan Daerah No 06 Tahun 2020 dan sampai saat ini penyesuaian tarif belum dilakukan sejak tahun 2013. Namun saat ini sudah dilakukan usulan penyesuaian dan sedang dilakukan evaluasi oleh Pemerintah Kota Bandung.

 

#perumdatirtawening
#barayaair
#kunjunganstudikomparasi
#kunjungankerjamanagemen
#DPRDSleman