1 / 3
2 / 3
3 / 3



Humas Tirtawening 05 September 2023 174 views

Halo Sahabat Tirtawening.

Sesuai dengan perkiraan BMKG, Indonesia bersiap menghadapi dampak fenomena El Nino yang mengakibatkan musim kemarau lebih panjang dari biasanya. Hasil monitoring hingga pertengahan Juli 2023, sebanyak 63% dari zona musim telah memasuki musim kemarau. BMKG memprediksi puncak dampak El Nino akan terjadi pada Agustus-September 2023 mendatang akan lebih kering dari normalnya-dan juga lebih kering dari tiga tahun sebelumnya. (sumber website resmi BMKG)

Hal ini pun berimbas langsung kepada Perumda Tirtawening, terjadi penununan tinggi muka air di sumber air baku, yang disebabkan oleh ketidaksesuaian antara supply air yang masuk ke wilayah Kota Bandung dengan permintaan dari pelanggan. Saat ini juga ketersediaan kapasitas air di Perumda Tirtawening mengalami penurunan, salah satunya IPA Badaksinga yang sebelumnya dapat mengolah air sebanyak 1400 ltr/detik, saat ini hanya mampu menjadi 500 ltr/detik.

Sebagai antisipasi selama berlangsungnya fenomena El Nino, Perumda Tirtawening menawarkan Pelayanan Air Non Perpipaan Individual (Berbayar) maupun Kolektif (Tidak Berbayar) untuk mempermudah akses penerimaan Air bagi masyarakat Kota Bandung. Untuk info detailnya pelanggan dapat lihat di dalam Infografis.

Mohon maaf atas ketidaknyamanannya. Kami tidak lelah berikhtiar, mohon doa restunya. Terima Kasih.